Arsip Kategori: Permata

Batu permata topaz

Topaz adalah mineral silikat yang terdiri dari aluminium dan fluorin . Topaz mengkristal dalam bentuk ortorombik dan sebagian kristalnya berbentuk prisma berujung piramida atau bentuk lain.kekeran batu topaz berada di tingkat 8 mohs.

Topaz murni tidak berwarna dan transparan namun biasanya diwarnai oleh impuritas; topaz biasa berwarna kuning, abu-abu muda atau jingga kemerahan, dan biru cokelat.

Selain itu ada juga warna putih, hijau muda, biru, emas, merah jambu (langka), kuning kemerahan atau opak sampai transparan.

Topaz sering dikaitkan dengan batuan beku silisik jenis granit dan riolit. Mineral ini mengkristal di dalam pegmatit granit atau lubang uap di aliran lava riolit seperti di Pegunungan Topaz di barat Utah.

Topaz dapat ditemukan bersama fluorit dan kasiterit di berbagai daerah termasuk Pegunungan Ural dan Ilmen di Rusia, Afghanistan, Sri Lanka, Republik Ceko, Jerman, Norwegia, Pakistan, Italia, Swedia, Jepang, Brasil, Meksiko, Pulau Flinders, Australia, Nigeria, dan Amerika Serikat.

Batu permata giok

BATU PERMATA GIOK
Atau jade siring desebut batu keberuntungan bagi kebanyakan orang.Dan batu giok sendiri
adalah salah satu dari jenis batu permata berwarna hijau yang di dalamnya terdiri dari banyak unsur mineral yang telah ditemukan dan digunakan oleh bangsa timur selama beribu-ribu tahun lalu.

Pada saat ini batu giok banyak yang berasal dari daerah Tibet, Tiongkok dan Birma sebagai komoditas ekspor. Giok juga dipercaya berkhasiat membuat ketenangan, kegembiraan dan kesehatan, keselamatan.

Selama perjalanan sejarah setelah ditemukan, giok telah dikenal sebagai asesoris dan perhiasan selama ribuan tahun yang lalu oleh peradaban manusia.Bahkan juga diagungkan sebagai .

Dalam dunia medis juga dipercaya dapat meningkatkan kesehatan yang juga telah dipakai dalam peradaban manusia pada ribuan tahun lalu. Hal ini banyak tercatat dalam banyak buku kesehatan kuno dan diakui sebagai salah satu sumber energi alam.

Dalam dunia kesehatan, batu ini banyak digunakan untuk meningkatkan sirkulasi darah, anti penuaan dini, meningkatkan kekebalan tubuh dan menghilangkan keletihan.

Batu giok juga banyak dipakai pada saat terapi. Selain itu dalam penyelidikan menunjukkan bahwa batu giok mengandung banyak elemen penting seperti kalsium, potasium, besi dan magnesium.

Batu giok menjadi batu yang paling diminati dalam hal perhiasan, medis dan juga keunikannya sehingga batu ini juga mempunyai banyak model tergantung pada saat batu itu diasah dan dibentuk.

Dalam sejarahnya china batu giok adalah satu-satunya jenis batu permata yang diasah dan dibentuk dalam banyak ukuran dan model. Giok diasah dan dibentuk mulai dari seukuran meja, patung besar hingga patung kecil, liontin, anting, cincin, patung Buddha, patung naga dan patung lainnya, juga berbentuk kotak,dll.
Selain bentuknya, warna dari giok pun beraneka ragam, mulai dari putih, kuning, merah hingga yang paling populer berwarna hijau.

Permata tanzanite

Tanzanite

Batu Tanzanite merupakan kristal alami mineral yang digunakan sebagai batu permata. Batu kristal ini tersusun dari unsur Kalsium, Allumunium, Silika, Hidrogen dan Oksigen. Batu ini memiliki tingkat kekerasan sekitar 6,5 – 7 skala mohs

Tanzanite adalah trichroic, yang berarti kristal tanzanite berubah warna saat batu kristal ini di putar. Maksudnya batu kristal ini akan menunjukkan warna yang berbeda bila dilihat di arah yang berbeda. di satu sisi akan tampak warna biru, ungu, dan sisi lainnya akan terlihat warna perunggu.
Warna perunggu sering mendominasi ketika Bongkahan batu Tanzanite ditemukan di dalam tanah, sedangkan Tanzanite cokelat kemerahan masih membutuhkan proses agar muncul warna violet biru. Warna biru Tanzanite akan tampak lebih jelas dalam terpaan sinar lampu neon dan warna ungu dapat dilihat dengan pencahayaan lampu pijar.
Warna hijau tanzanite tidak mudah di temukan, sebagian besar Tanzanite warna hijau di sertai warna sekunder biru atau ungu, Kelangkaan Tanzanite warna hijau ini membuat harganya semakin tinggi di mata kolektor batu. dalam beberapa tanzanite menyebabkan chatoyancy (efek mata kucing).
Batu ini pertama kali ditemukan oleh seorang bernama Jumanne Ngoma awal Januari 1967. di sekitar kaki gunung kalimanjaro tepatnya di Mererani di daerah kiteko di Merelani, Kilimanjaro terletak sekitar 50 km dari Arusha.
Setelah penemuan ini, tanzanite cepat menjadi salah satu batu permata yang paling populer di dunia. saat ini tanzanite tersedia dalam berbagai bentuk dan ukuran.
birthstone-Tanzanite
Harga batu tanzanite bervariasi biasanya tergantung potongan dan kualitasnya, batu ini mampu terjual hingga Rp.900 juta. Sedangkan untuk bongkahan berkisar dari harga mulai 7,2 juta – 12 juta/ karat. Harga akan terus berubah sesuai kualitas dan keunikan batu.
Pada tahun 2002, Asosiasi Perdagangan Amerika Gem memilih Tanzanite sebagai birthstone Desember. Birth stone merupakan batu permata yang sesuai dengan zodiak pemakainya. Birth stone dinilai memiliki berbagai manfaat bagi kehidupan.
Birth stone dapat digunakan sebagai perhiasan berupa liontin pada kalung, maupun pada cincin. Tiga birthstones yang berhubungan dengan kelahiran bulan Desember adalah Tanzanite, Zirkon , dan Turquoise
Desember-Turquoise, topaz biru dan tanzanite, di percaya bahwa pemakai birthstones akan memiliki kehidupan yang bahagia dan penuh keberuntungan. Sakit kepala bisa dikurangi. Praktisi kuno percaya bahwa pirus benar-benar akan berubah warna saat pemakainya sedang sakit atau dalam bahaya.

Mutiara

Mutiara adalah suatu benda keras yang diproduksi di dalam jaringan lunak (khususnya mantel) dari moluska hidup.Sama seperti cangkang-nya, mutiara terdiri dari kalsium karbonat dalam bentuk kristal yang telah disimpan dalam lapisan-lapisan konsentris.

Mutiara yang ideal adalah yang berbentuk sempurna bulat dan halus, tetapi ada juga berbagai macam bentuk lain. Mutiara alami berkualitas terbaik telah sangat dihargai sebagai batu permata dan objek keindahan selama berabad-abad, dan oleh karena itu, kata “mutiara” telah menjadi metafora untuk sesuatu yang sangat langka, baik, mengagumkan, dan berharga.
Mutiara pertama kali di gunakan oleh raja yunani xerxes. pada saat itu harga mutiara sama dengan harga kepala manusia, mutiara pada saat itu dipercaya sebaga jimat yang membawa keberuntungan di saat perang juga dapat di jadikan obat menyembuhkan penyakit.

Mutiara berharga terdapat di alam liar, tetapi dalam kuantitas yang sangat jarang. Mutiara budidaya atau mutiara yang berasal dari tiram merupakan mayoritas dari mutiara-mutiara yang dijual di pasaran. Mutiara laut dihargai lebih tinggi dari mutiara air tawar.

Yang banyak dijual dengan harga murah adalah mutiara imitasi, tetapi kualitasnya biasanya jelek. Secara umum, mutiara imitasi dapat dengan mudah dibedakan dari mutiara asli.
Mutiara banyak dibudidaya untuk digunakan sebagai perhiasan.

Namunpada masa lalu, mutiara juga digunakan sebagai hiasan pada pakaian-pakaian mewah. Mutiara juga bisa dihancurkan dan digunakan dalam kosmetik, obat-obatan, atau dalam formula cat.
Mutiara yang dianggap berkualitas hampir selalu berwarna-warni dan menyerupai mother of pearl, seperti interior kulit yang memproduksi mereka.

Namun, hampir semua jenis moluska bercangkang mampu menghasilkan mutiara yang sedikit kurang bersinar atau berbentuk kurang bulat seperti bola. Meskipun mereka mungkin juga sah disebut sebagai “mutiara” oleh laboratorium gemologi dan juga di bawah aturan US Federal Trade Commission dan terbentuk dengan cara yang sama, kebanyakan dari mereka tidak bernilai, kecuali sebagai barang antik.

Hampir semua moluska bercangkang bisa menghasilkan beberapa jenis mutiara, melalui proses alami, ketika suatu objek mikroskopis terperangkap di dalam mantel lipatan moluska, tetapi sebagian besar dari mutiara tidak dihargai sebagai batu permata.

Sebuah mutiara alami terbentuk tanpa intervensi manusia sama sekali, di alam liar, dan sangat jarang terjadi. Kira-kira ratusan kerang mutiara harus dikumpulkan dan dibuka, dan dengan demikian dibunuh, hanya untuk menemukan satu mutiara liar, dan selama berabad-abad itulah satu-satunya cara untuk memperoleh mutiara. Ini adalah alasan utama mengapa mutiara termasuk sangat berharga pada masa lalu.

Mutiara budidaya, di sisi lain, merupakan salah jenis mutiara yang dibentuk dengan melibatkan manusia, di sebuah peternakan mutiara.

Batu permata safir


Safir dapat ditemukan secara alami sebagai batu permata atau difabrikasi pada boule kristal besar untuk berbagai keperluan, termasuk komponen optik inframerah, permukaan jam, jendela yang kuat, dan wafer untuk deposisi semikonduktor seperti nanorod GaN.kekerasan 9mohs.

Kelompok korundum termasuk aluminium murni. Sejumlah kecil unsur lain seperti besi, titanium, dan kromium memberikan warna biru, kuning, merah muda, ungu, jingga, atau kehijauan terhadap safir.
Safir termasuk semua variasi kualitas mineral korundum kecuali yang memiliki warna merah jenuh penuh, yang dikenal sebagai rubi.

Batu permata ruby

Warnanya terutama disebabkan oleh kromium. Namanya berasal dari buah delima yang isinya berwarna merah. Rubi alami sangat jarang, tetapi rubi buatan dapat difabrikasi dengan cukup murah.
Rubi dianggap merupakan salah satu dari empat batu berharga bersama dengan safir, zamrud, dan intan.tingkata kekerasan batu ruby 9 mohs.
Harga batu rubi terutama ditentukan oleh warna. Warna merah paling berkilau dan paling bernilai dapat berharga sangat tinggi melampaui rubi lain dengan mutu yang sama. Setelah warna, berikutnya adalah kejernihan: batu yang jernih menandakan harga tinggi.

Batu permata zamrud

Zamrud dalah batu permata atau batu mulia yang berwarna hijau sampai hijau tua.
Zamrud termasuk mineral silikat beril mengandung beryllium dan warna hijaunya disebabkan oleh kelumit kromium.
Adanya vanadium dan besi yang menyertai kelumit kromium akan menyebabkan ragam zona pada warna hijau tersebut. Kekerasan zamrud termasuk tinggi (7,5 dalam skala Mohs).
Penghasil zamrud kualitas tinggi adalah Kolombia, Siberia, Afrika Selatan, Zimbabwe, dan Brasil. Saat ini tambang batu zamrud di Rusia tepatnya diSiberia, Kolombia dan Afrika Selatan di zambia ( karna sudah mulai langka jadi sekarang di tutuppertambangan di sana ).
Ketersediaan batu zamrud asli semakin sedikit, namun makin banyak “beryl” yang di treatment secara ekstrime dengan minyak berwarna hijau agar mirip seperti zamrud.
Untuk sekarang zambrud tidak ada patokan karna harga nya tergantung banyak peminat.dan rata di untuk ukuran 5 carat atau lebih.

Asal usul berlian sintetis

Berlian sintetis (bahasa Inggris: Diamond carbon (nomina) artinya berlian sedangkan Diamond non-carbon {adjektiva} (contonya :Diamond Swarovsky) lebih merujuk pada teknologi cutting atau pemotongan yang dibuat dengan proses teknologi, bukan dengan proses geologis seperti intan alami. intan sintetis juga dikenal dengan nama intan HPHT dan Berlian CVD, di mana kedua nama tersebut merupakan jenis metode pembuatannya (high pressure high temperature dan chemical vapor deposition).
Beberapa klaim tentang berlian sintetis diketahui antara 1879 hingga 1928, seluruh pecobaan yang dilakukan secara hati-hati dianalisa, namun tidak ada yang dikonfirmasi. Pada tahun 1940, penelitian secara sistematis dimulai di Amerika Serikat, Swedia, dan Uni Soviet untuk menumbuhkan berlian menggunakan proses CVD dan HPHT. Sintetis yang mampu dilakukan ulang dilaporkan sekitar tahun 1953. Kedua proses masih mendominasi pembuatan berlian sintetis.

Metode ketiga, sintesis peledakkan, telah memasuki pasar berlian pada akhir tahun 1990an. Pada proses ini, butiran berlian berukuran nanometer dibuat dengan meledakkan karbon yang mengandung bahan peledak. Metode keempat, mengolah grafit dengan ultrasonik berkekuatan tinggi, telah dilakukan di laboratorium, namun belum ada aplikasi komersialnya.

Sifat berlian sintetis bergantung pada detail proses pembuatannya, dan dapat melebihi sifat berlian alami. Sifat kekerasan, konduktivitas termal, dan mobilitas elektronnya dapat melebihi berlian alami. Akibatnya, berlian sintetis secara luas dipergunakan untuk abrasif, pemotong dan alat penghalus dan peredam panas. Aplikasi elektronik berlian sintetis ada pada saklar berkekuatan tinggi pada pembangkit listrik, transistor medan efek berfrekuensi tinggi, dan LED.

Detektor sinar ultraviolet atau partikel berenergi tinggi yang terbuat dari berlian sintetis digunakan pada fasilitas penelitian berenergi tinggi dan tersedia secara komersial. Karena kombinasi yang unik antara kestabilan termal dan kimia, pemuaian pada suhu rendah, dan sangat bening pada range spektrum yang luas, berlian sintetis menjadi material yang paling populer untuk jendela optis pada laser CO2 berkekuatan tinggi dan gyrotron.

Berlian CVD dan HPHT dapat dipotong menjadi batu perhiasan dan berbagai variasi warna dapat diproduksi menggunakan kedua metode ini: puith jernih, kuning, coklat biru, hijau, dan jingga. Penampilan batu perhiasan sintetis di pasar menghasilkan kekhawatiran pada perdagangan berlian alami, sehingga alat dan teknik spektroskopik khusus telah dikembangkan untuk membedakan berlian sintetis dan berlian alami.
Pembuatan pertama berlian sintetis
Setelah penemuan pada tahun 1797 bahwa berlian merupakan karbon murni, banyak percobaan dilakukan untuk mengubah berbagai bentuk karbon yang murah menjadi berlian. Keberhasilan pertama dilaporkan oleh James Ballantyne Hannay pada tahun 1879 dan oleh Ferdinand Frédéric Henri Moissan pada tahun 1983.

Metode mereka dengan memanaskan arang di atas temperatur 3500 oC dengan besi di dalam tungku pelebur karbon. Hannay menggunakan tube yang dipanaskan dengan api, Moissan mengaplikasikan teknologi terbaru tungku busur listrik, di mana busur listrik diletakkan di antara tongkat karbon di dalam sebongkah batu kapur.

Banyak peneliti mencoba meniru eksperimen mereka. Sir William Crookes menyatakan kesuksesannya pada tahun 1909. Otto Ruff mengklaimnya pada tahun 1917 bahwa telah memproduksi berlian berdiameter 7 mm, namun ia segera menarik pernyataannya. Pada tahun 1926, Dr. Willard Hershey dari McPherson College meniru eksperimen Moissan dan Ruff, memproduksi berlian sintetis. Hasil karyanya dipublikasikan di Museum McPherson, Kansas.
Hasil penelitian dan percobaan ulang yang paling valid dilakukan oleh Sir Charles Algemon Parsons. Peneliti dan insinyur terkenal karena penemuan turbin uapnya ini menghabiskan 40 tahun hidupnya untuk melakukan kembali metode Moissan dan Hannay, namun ia juga mengadopsi metodenya sendiri.

Ia menulis sejumlah artikel, yang menyebutkan berlian HPHT pertama, di mana ia mengklaim telah memproduksi sejumlah kecil berlian. Ia menyatakan bahwa tidak pernah ada berlian sintetis, termasuk hasil penemuan Moissan dan lainnya, yang telah diproduksi ketika itu. Ia menduga bahwa mereka hanya menghasilkan spinel sintetis.

Batu permata intan

Intan adalah benda berharga berbentuk mineral yang secara kimia merupakan bentuk kristal, atau alotrop, dari karbon.
Intan terkenal karena memiliki sifat-sifat fisika yang istimewa, terutama faktor kekerasannya dan kemampuannya mendispersikan cahaya. Sifat-sifat ini yang membuat intan digunakan dalam perhiasan dan berbagai penerapan di dalam dunia industri.
Tapi untuk zaman sekarang intan tidak begitu berharga karna kurangnya picinta batu intan
Intan terutama ditambang dari pipa-pipa vulkanis, tempat kandungan intan yang berasal dari bahan-bahan yang dikeluarkan dari dalam Bumi karena tekanan dan temperaturnya sesuai untuk pembentukan intan. di Indonesia intan telah lama ditambang di kawasan Martapura, Kalimantan Selatan.
Intan terdapat dari dalam perut bumi yang digali baik secara manual maupun dengan mekanisasi. Sekarang kebanyakan para penambang intan sudah menggunakan mekanisasi, yaitu dengan mesin penyedot untuk menyedot tanah yang sudah digali.
Tanah yang disedot bersama air, dipilah melalui tapisan. Dengan keterampilannya, si penambang bisa membedakan batu biasa, pasir, atau intan. Intan yang baru didapat ini disebut “galuh” di daerah Martapura. Galuh ini masih merupakan intan mentah. Untuk menjadikannya siap pakai, intan harus digosok terlebih dahulu. Penggosokan intan yang ada di masyarakat sebagian besar masih dengan alat tradisional.